1

(5 replies, posted in News Update)

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Marhaban Ya Ramadhan,

dear rekan KIOSer semua,

perkenankan kami mewakili segenap rekan-rekan mins dan mods Komunitas Indonesia Open Source/KIOS untuk mengucapkan :

Selamat menunaikan ibadah puasa 1432 Hijriyah bagi rekan-rekan KIOSer yang menjalankannya,
Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,

Semoga amal ibadah kita semua di bulan suci ini diterima disisi Alloh subhanahu wa ta'alaa. Amin.

Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Bismillahi rohman nir rohim.

Assalamu'alaikum wr. wb.

Rekan KIOSer,
berikut ada sedikit panduan sederhana bagi rekan2 KIOSer yang ingin belajar instalasi PBX konvensional (atau PBX analog/digital non-IP) beserta belajar instalasi pengkabelan tersetruktur (structured wiring) untuk terminasi kabel telepon pada MDF.

1. Pengenalan detil PBX dan mekanisme panggilan telepon :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/belajar_pbx/belajar_pbx1.png

2. Pengenalan detil pengkabelan terstruktur pada rangka distribusi utama/MDF :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/belajar_pbx/belajar_pbx3-cross-connect.png

Mohon maaf, karena contoh konfigurasi PBX bersifat per-produk, jadi harus membaca dulu manual PBX-nya smile

InsyaAlloh, semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi rekan2 KIOSer yang ingin belajar/magang menjadi teknisi telepon smile

Bila ada kesalahan/kekurangan mohon dikoreksi smile

Alhamdulillah, hanya sekedar menyampaikan kembali, bila rekan2 KIOSer mendapatkan artikel ini berguna/bermanfaat - alangkah baiknya bila dapat meluangkan infaq/shodaqoh kepada kaum dhuafa atau yatim-piatu atau Masjid dan Musholla yang ada disekitar kita semua, untuk itu silahkan disalurkan sendiri secara langsung se-ikhlasnya. Atas kebaikan rekan2 KIOSer semua, abdi ucapkan terima kasih smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Bismillahi rohman nir rohim,

Assalamu'alaikum wr. wb.

Rekan KIOSer, berikut ada sedikit panduan sederhana untuk pengenalan belajar protokol routing dinamis dan advanced routing (enterprise networking).

1. Sejarah dan perkembangan teknik IP routing :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/RS/routing-dinamis2.png

2. Macam protokol routing dinamis (standar terbuka dan proprietary) :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/RS/routing-dinamis1.png

Untuk referensi lebih lanjut, dapat disimak pada SpeedyWiki atau Wikipedia dengan kata kunci yang dijelaskan pada diagram diatas.

Bila ada kesalahan/kekurangan mohon dikoreksi,

insyaAlloh, semoga dapat membantu dan bermanfaat smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

4

(4 replies, posted in VoIP)

@arwah, alaikumussalam smile

istilah Voice over Internet Protocol atau VoIP hanya merujuk kepada IP sebagai alat transport komunikasi suara, sedangkan IP sendiri dapat berada pada jaringan lokal (LAN) atau WAN dan internet (atau singkatnya IP adalah protokol utama jaringan komputer saat ini, tanpa IP *mungkin* susah/tidak terbentuk jaringan komputer modern).

jadi, singkatnya, pengadaan fasilitas VoIP tidak harus terhubung ke internet - VoIP juga dapat diadakan secara lokal LAN. tetapi memang tujuan utama dari pengadaan VoIP adalah penghematan biaya telepon jarak-jauh yang dapat dilewatkan media internet.

panduan VoIP dapat disimak lebih lanjut dari tulisan kang onno di speedywiki smile

insyaAlloh, HTH.

@azalika smile

mungkin bisa coba dicek lagi konfigurasinya, mungkin ada yg kurang? smile
ini coba bantu2, sepertinya bisa jalan kok smile

pc1 (LAN) =
- ip LAN 10.3.3.1

router =
- network LAN 10.3.3.0/24 ---> termasuk l2tp network
- ip l2tp-server 10.3.3.17/32

pc2 (remote) =
- network 10.4.4.0/24 ---> asumsikan internet (termasuk bridge dan sisi WAN router)
- ip l2tp-client 10.3.3.18/32

setting pada l2tp-server :
- ppp secret ditambah rute ke network 10.3.3.0/24 untuk pc2
- proxy-arp
- NAT pada interface WAN (bila diperlukan)

[admin@router] > /interface l2tp-server monitor 0
     status: "connected"
     uptime: 6m39s
  idle-time: 2m25s
       user: "tes1"
  caller-id: "10.4.4.5"
   encoding: "MPPE128 stateless"
        mtu: 1460
        mru: 1460

setting pada l2tp-client :
- interface l2tp-client
- penambahan rute ke network 10.3.3.0/24 melalui l2tp-server

[admin@pc2] > /interface l2tp-client monitor 0
     status: "connected"
     uptime: 7m8s
  idle-time: 2m54s
   encoding: "MPPE128 stateless"
        mtu: 1460
        mru: 1460

[admin@pc2] > /interface print 
 5  R  tes1                                                                                                  l2tp-out         1460 

[admin@pc2] > /ip route print 
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme, 
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit 
 #      DST-ADDRESS        PREF-SRC        GATEWAY            DISTANCE
 0 ADC  10.3.3.17/32       10.3.3.18       tes1               0       
 1 ADC  10.4.4.0/24        10.4.4.5        ether2             0       

[admin@pc2] > /ip route add dst-address=10.3.3.0/24 gateway=10.3.3.17

[admin@pc2] > /ip route print 
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme, 
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit 
 #      DST-ADDRESS        PREF-SRC        GATEWAY            DISTANCE
 0 A S  10.3.3.0/24                        10.3.3.17          1       
 1 ADC  10.3.3.17/32       10.3.3.18       tes1               0       
 2 ADC  10.4.4.0/24        10.4.4.5        ether2             0       

[admin@pc2] > /ping 10.3.3.1 count=4 src-address=10.3.3.18
HOST                                    SIZE  TTL TIME  STATUS                                                                           
10.3.3.1                                56    63  1ms  
10.3.3.1                                56    63  0ms  
10.3.3.1                                56    63  0ms  
10.3.3.1                                56    63  0ms  
    sent=4 received=4 packet-loss=0% min-rtt=0ms avg-rtt=0ms max-rtt=1ms

insyaAlloh, semoga membantu smile

@azalika, alaikumussalam wr. wb.

punteun, bukan maksud hati untuk sombong/takabur - tapi hanya ingin sekedar berbagi smile

dulu sewaktu masih awal mula belajar infrastruktur TI, masih teringat pada kurikulum belajar (atau membaca buku/slide pelajaran) biasanya setiap subyek mata pelajaran dibagi kedalam 4 bagian pokok, yaitu :
1. pemahaman teori/konsep
2. implementasi/konfigurasi
3. pemeliharaan/troubleshooting
4. desain dan atau optimalisasi

bagian nomor 1 s/d 3 -> biasanya mengarah kepada lingkup kerja seorang administrator atau operator sistem (system administrator atau system operator), sedangkan bila ditambah bagian nomor 4 -> maka merupakan lingkup kerja seorang perekayasa sistem (system engineer atau system architect)

perbedaannya (walaupun terkadang *kurang* signifikan) :
tugas seorang administrator sistem utamanya adalah memelihara operasional dan performa sistem keseharian secara parsial (bila ada pembagian tugas menurut fungsi sistem - misal : administrator khusus database, administrator khusus backup, administrator khusus server  dsb) atau secara keseluruhan (bila tidak ada pembagian khusus) -> semua tergantung dari kebijaksanaan manajemen. secara fungsi tugas, biasanya seorang administrator sistem *mungkin* lebih hafal seluk-beluk baris perintah untuk konfigurasi atau pemeliharaan sistem secara keseharian (sesuai lingkupnya).

tugas seorang perekayasa sistem utamanya meliputi desain, integrasi maupun optimalisasi sistem (baik untuk sistem yang baru akan dibangun maupun yang sudah ada) - bersifat tidak rutin. lingkup tugasnya *mungkin* relatif lebih berat dibanding administrator sistem karena selain harus mengerti lingkup kerja seorang administrator sistem (berpengalaman sebagai administrator sistem) - dia juga harus dapat melakukan analisa sebagai bahan desain/rancangan dan optimalisasi sistem seperti analisa protokol, perencanaan kapasitas dsb.

khusus pada konteks infrastruktur jaringan komputer, biasanya seorang administrator sistem harus terbiasa dengan perintah dasar seperti :
- ifconfig atau ipconfig
- ip route list atau route print
- netstat
- dst...

nah, untuk pertanyaan rekan @azalika, sila dicoba dulu diamati apakah ada rute dari pc1 10.10.10.5 menuju ke network 10.10.10.0/24 pada tabel routing-nya? smile
bila ada bagaimana? sila dicek apakah itu rute 1 arah atau 2 arah, susunan firewall dst.
bila tidak ada bagaimana? sila ditambahkan rutenya tentunya smile

dan, proses belajarnya dari nomor 1 s/d 4 diatas, sebaiknya terus dikembangkan sebagai bagian dari pengembangan karir profesional TI, insyaAlloh smile

insyaAlloh, semoga bermanfaat smile

@azalika, alaikumussalam wr. wb. smile

hmm, punteun, hanya sekedar coret2an dulu menggunakan iptables (sila di-terjemahkan ke firewall mikrotik ya) :

untuk men-drop lalu-lintas dari eth1 192.168.10.0/24 ke eth2 10.10.10.0/24 :

metode 1 - melalui chain INPUT :
iptables -A INPUT -i eth1 -s 192.168.10.0/24 -d 10.10.10.0/24 -j DROP

metode 2 - melalui chain FORWARD :
iptables -A FORWARD -i eth1 -s 192.168.10.0/24 -o eth2 -d 10.10.10.0/24 -j DROP

metode 3 - melalui chain OUTPUT :
iptables -A OUTPUT -o eth2 -s 192.168.10.0/24 -d 10.10.10.0/24 -j DROP

sila dipilih mana yang lebih cocok untuk diterapkan, sekaligus *mungkin* dapat dianalisa perbedaan hasil eksekusi ketiga baris perintah diatas - dibandingkan dengan posisi firewall smile

sedangkan untuk perintah L2TP-nya, insyaAlloh panduan pada wiki mikrotik berikut sudah cukup jelas ya : http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Interface/L2TP

dan jangan lupa untuk membagi/mengalokasikan subnet 10.10.10.0/24 bagi internal LAN dan VPN agar tidak bertabrakan nanti smile

insyaAlloh, HTH.

8

(21 replies, posted in Security)

Assalamu'alaikum semuanya,

wah, punteun sdh lama absen disini smile

@3ono smile

insyaAlloh sudah ada, silahkan disimak L7 filter pada wiki MikroTik. smile

@scubyx smile

apakah driver pcap sudah dipasang? smile

@keiiipot smile

parameter pengujian ids sederhana *mungkin* bisa dicoba dengan mengaktifkan aplikasi SELinux dan mencoba memasang aplikasi2 sederhana seperti apache web server dsb, nanti dari sana @keiiipot dapat melihat apa yang dilakukan oleh ids smile

@mulyana smile

sama mau bertanya, bagaimana cara kerja snort agar bisa tercipta sebuah sistem IPS (intrusion prevention system) ?
apa perlu ada snmp trap?
atau dengan psad?
atau dengan fail2ban?

insyaAlloh yang membedakan antara sebuah IDS dan IPS dari snort adalah kata kunci ALERT atau DROP pada attack signaturenya berikut penempatan posisi sensor smile

@garut smile

sila disimak tulisannya kang onno pada speedywiki - insyaAlloh cukup lengkap smile
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/IDS
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Snort

insyaAlloh, HTH.

9

(11 replies, posted in Networking)

halo luqman smile

antara rsvp dengan diffserv :
hmm, kalo menurut abdi pribadi keduanya agak berbeda posisi, jadi *mungkin* gak bisa dibandingkan smile

betul rsvp bisa dibuatkan jalur sendiri, tapi diffserv juga bisa dengan bantuan TE smile

pengalaman abdi, rsvp *mungkin* dapat dikatakan protokol yang sederhana dibandingkan dengan diffserv.
diffserv atau DSCP adalah generasi kedua dari TOS yang mengubah urutan forwarding pada interface dgn karakteristik kunci per-hop behavior/PHB -> ini sebenarnya yg bagus dari diffserv - end-to-end, tapi agak susah mengerjakannya smile

insyaAlloh, HTH.

10

(3 replies, posted in Artikel)

halo harba smile

-gimana kl ada penambahan/pengurangan router didlm bgp confed,
apa semua member harus di reconfig?

pada konteks ebgp, yang harus di-konfig adalah semua router ebgp yang akan melakukan peering confed.

-bagaimana dgn kebutuhan bandwitdh, apakah ada perbedaan dgn atau tanpa confed?
-jika ada salah satu member bgp confed yg link nya up/down, apakah akan mengganggu mempengaruhi konektivitas yg lainnya.

punteun, agak kurang jelas konteks pertanyaannya : apakah bandwidth untuk routing updates? atau untuk transit?
bila untuk routing updates, bgp bekerja mirip ospf dgn triggered-updates - jadi bandwidth masih wajar.
bila untuk bandwidth transit, sebuah jaringan ebgp harus siap menjadi jaringan transit tentunya smile

konektifitas bila ada peer yang down dalam confed, tentunya harus melihat berapa router dan AS yang diwakili (pada saat down), bila 1 confed ada 3 AS - seperti contoh diatas - tentunya tetap berjalan. dan bila keadaan confed bubar - maka bgp akan kembali kepada pemilihan panjang rentang AS_PATH.

insyaAlloh HTH smile

11

(2 replies, posted in Networking)

halo de smile

wah, sudah lama sepertinya tidak mampir di KIOS nih, gimana kabar? smile

yang saya mau tanyakan, apakah saya melakukan kesalahan?

wah, punteun, bagian ini kebetulan tidak bisa bantu karena kebetulan tidak punya sumberdaya lagi untuk bantu2 coba smile hanya perkiraan saja - bila routernya crashed, apa mungkin kurang resource (RAM, CPU)?

dan apakah ada MPLS opensource yang lain yang bisa saya pakai untuk percobaan?

insyaAlloh, mungkin ini bisa bantu dan cukup bagus :
http://sourceforge.net/apps/mediawiki/m … =Main_Page
http://www.mplstutorial.com/

insyaAlloh, HTH.

12

(11 replies, posted in Networking)

@ luqman smile

hehehe, ya punteun atuh, dulu pertama kali kenal rsvp sewaktu masih belajar ms windows 2000 - jadi penerapannya masih sebatas per-host, dan sudah lama sekali tidak update knowledge sehabis pensiun smile
baru kenal tag switching tahun 2004, TE 2006 ditambah rsvp rasanya wah, kok *agak* sedikit repot gitu hrs disetting per-router - ya, mungkin bedanya disitu smile

karena usia yang sepertinya sudah tidak mendukung lagi, ya harap maklum *kalo* kurang update pengetahuannya smile kali2 gitu ada bentuk terbaru implementasi rsvp smile

13

(11 replies, posted in Networking)

@ luqman

apakah 3 interface itu disetting fair queuenya,...

punteun, kita bicara TE atau apa nih? maksudnya, biar gak salah mengerti pertanyaan luqman smile

terus settingan fair queue yang pas buat RSVP berapa ya,..

sila dibaca2 dulu referensi berikut - insyaAlloh cukup lengkap :
http://www.cisco.com/en/US/docs/ios/12_ … cbwfq.html

HTH.

halo panjul smile

boleh tahu skema percobaannya?
dan apa boleh lihat hasil rutenya (sisi klien dan server)?

15

(2 replies, posted in Setting Modem)

halo carlo smile

selamat datang di KIOS smile

hmm, bila tidak ada halangan lain (seperti firewall atau ada error salah konfigurasi) - coba sila di-cek pada komputer tujuan - apakah sudah dinyalakan atau belum? atau sudah diperbolehkan untuk RDP pada properti my computer?

kalo reply ping *mungkin* yang mereply hanyalah router tujuan - bukan komputer RDP-nya, jadi output ping-nya tidak berpengaruh pada hasil RDP (sukses/tidak) smile

insyaAlloh, HTH.

16

(11 replies, posted in Networking)

@ luqman smile

rsvpnya diset dimana aja ya,....
...
klo pake topologi seperti itu bandwidth real nya cuman dapat 650 Kbps

insyaAlloh konfigurasi @luqman sdh benar - rsvp bisa di-global atau di interface (tergantung platform).

punteun, agak kurang paham maksudnya, topologi itu pakai interface serial atau ethernet?
ya, insyaAlloh pastinya nilai bw rsvp harus tetap berada dibawah bw interface fisik karena rsvp hanya berupa mekanisme penjamin ketersediaan bw smile

17

(11 replies, posted in Networking)

halo luqman smile

selamat datang di KIOS smile

punteun, kalo boleh tahu - percobaan rsvp-nya menggunakan platform apakah? linux atau apa? dan topologinya seperti apa? ujicobanya menggunakan aplikasi apa? smile

referensi tambahan http://en.wikipedia.org/wiki/Quality_of_service

18

(4 replies, posted in VoIP)

@apenk smile

selamat datang di KIOS smile

Yang saya ga ngerti, apakah OpenSIPS atau Asterisk bisa disebut sebagai VoIP server? Atau malah tidak ada yang namanya istilah VoIP server, yang ada hanya SIP server?? Lalu apakah OpenSIPS atau Asterisk bisa disebut sebagai softswitch? Lalu apakah VoIP server dan Softswitch itu sama???

wah, punteun, bila ditulis disini akan sangat panjang lebar nantinya smile

sederhananya VoIP server adalah sama dgn softswitch, yaitu :
istilah switching adalah istilah generik - proses mengalirkan data dari satu titik ke titik lainnya - dari 1 telepon ke telepon lainnya. tidak berbeda dgn jaringan data, dalam hal VoIP diperlukan sebuah perantara yang gunanya untuk menunjuk/menentukan dimana lokasi telepon 1 dan telepon lainnya didalam jaringan telepon IP yaitu VoIP server atau softswitch.

referensi softswitch *mungkin* dapat rekan @apenk simak pada wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Softswitch

insyaAlloh, HTH.

@rayden smile

Saya ada masalah dalam melakukan panggilan ke PSTN telkom lewat fxo. Kira-kira dalam 10x percobaan, pasti ditemui 2-3x kegagalan. Dan susahnya, ketika gagal, tidak ada pesan error di console nya. Pesannya persis sama ketika panggilan berhasil dilakukan. Nada di telepon ketika gagal yaitu tut panjang (seperti nada ready ketika kita mengangkat telepon).

hmm, kalo boleh tahu detil topologi dan perangkatnya (apakah menggunakan telepon analog atau softphone?)

hanya perkiraan saja, bila semua konfigurasi sdh dirasa benar - *sepertinya* ini masalah hardware dan atau DTMF/terminasi yang tidak pas antara klien dgn server.

insyaAlloh, HTH.

20

(46 replies, posted in VoIP)

@biglalapooh smile

selamat datang di KIOS smile

para agan mo tanya neh :  installasi trixbox(2.8.0.4) dengan  media gateway audiocodes(mediant1000) dan E1 (isdn pra) peruntukan outgoing call dengan system pbx asterisk. persoalan nya suara call tidak jernis bahkan terkadang sulit terdengar karena ada noise yg terlalu seperti suara bergemuruh. walaupun codec sudah di cobakan dengan allaw ullaw juga g729.  (tes cal antar extension jernih dan kalau menggunakan system pbx yg lain juga jernih untuk call ke luar baik ke GSM maupun ke cdma juga ke pstn) apakah ada settingan yang lain pada asterisk nya

kalo boleh tahu, apakah jaringan telephony berada pada subnet tersendiri (VLAN tersendiri) atau sama dgn jaringan data? hanya perkiraan saja - *mungkin* sepertinya jaringan telephony berada pada 1 subnet atau 1 broadcast domain dgn jaringan data?

@sky smile

tapi saya masih ada masalah, saya masih bisa melakukan panggilan SIP dari zimlet,, alasan nya karena ternyata si zimlet nya tidak mampu untuk mencari SIP yang sudah terdaftar..

*mungkin* maksud rekan @sky - masih tidak bisa melihat directory telephony?

21

(1 replies, posted in VoIP)

Assalamu'alaikum wr. wb.

dear rekan KIOSer,

berikut ada panduan belajar protokol SIP dari Wikipedia, semoga cukup lengkap dan jelas untuk memberikan pengetahuan dasar bagi rekan2 yang ingin belajar IP Telephony dan asterisk :

http://en.wikipedia.org/wiki/Session_In … n_Protocol

InsyaAlloh, HTH.

simanis update, mei 2011

Assalamu'alaikum wr. wb.

Rekan KIOSer semua, setelah sekian lama proyek simanis agak ter-pending - Alhamdulillah, minggu lalu proyek simanis di-setujui untuk dihosting pada sourceforge.telkomspeedy.com http://sourceforge.telkomspeedy.com/projects/simanis/

Kami mempersilahkan rekan2 KIOSer yang ingin menjadi sukarelawan seperti yang telah disebutkan diatas sebelumnya untuk langsung daftar pada situs tersebut - sembari kami membuat susunan detil pengerjaan proyek.

terima kasih atas dukungan rekan2 KIOSer semua, dan kami tunggu partisipasinya smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

23

(22 replies, posted in Artikel)

halo why_you smile

dilihat dari ULR ini berarti setiap ada kegiatan browsing pasti ada aktifitas upload ya kang,

ya, benar. setiap kegiatan browsing (TCP 80) membutuhkan bw untuk upload.
karena sifatnya yang connection-oriented TCP membutuhkan bw upload berupa SYN dan ACK dari sisi peminta data/request ke sisi penyedia data/reply. akan lain lagi bila sebuah sesi UDP yang bersifat connectionless.

trus untuk PBA ama PBM dilihat dari speedtest ya kang (atau bisa dengan test dengan download accelerator u/ downloadnya) begitukah kang,

untuk persentase bandwidth aktual/PBA -> betul, rata2nya dapat dilihat dari speedtest atau cacti -> melalui pengamatan selama beberapa hari, misal 3 hari atau 1 minggu -> lalu dilihat rata2 pemakaian bw download ada kisaran berapa.

untuk persentase bandwidth minimum/PBM -> ini adalah tetapan bandwidth terkecil yang harus dapat diberikan oleh bw manajer kepada klien, jadi bersifat tetap/fixed - *biasanya* ISP menetapkan 50% dari nilai bw tertera.

trus nilai kompresi itu maksudnya apa dan dari mana ya dapat/memperoleh itu,

nilai kompresi sederhananya adalah perbandingan jumlah bw dengan kesibukan jaringan,
bila jaringan cukup sibuk -> perkecil nilai kompresi, bila cukup luang -> perbesar,
bila bw cukup banyak -> perbesar nilai kompresi, bila bw sedikit -> perkecil nilai kompresi

*mungkin* bisa dihitung secara matematika statistik namun cukup rumit, jadi jalan termudah adalah *menebak/mengira2* -> nilai kompresi normal pada sebuah ISP *biasanya* antara 1,5 s/d 6 kali.

dimana nilai 1 atau 1 berbanding 1, adalah bersifat dedicated/fixed bw perklien (tanpa nilai burstable),

nah yang bagian keempat itu maksudnya gimana kang, apakah itu sinkronisasi jmlh client dengan BW atau sebaliknya ya

ya, benar. nomor 4 adalah perkiraan penyediaan QoS jumlah klien efektif pada tingkat bw tertentu berdasar bw upload. sederhananya : hitungan dasar bagi perencanaan kapasitas/capacity planning penyediaan bw bagi jaringan komputer smile

insyaAlloh, semoga membantu & bermanfaat smile

24

(22 replies, posted in Artikel)

halo why_you smile

dibagian mana yg kurang paham, bisa lebih detil? smile

25

(5 replies, posted in Networking)

halo arif smile

hmm, punteun sdh lama sekali gak konfigur 3com, jadi lupa euy smile (baru tahu juga kalo 3com dan tipping point ternyata sdh di-akuisisi oleh HP - menjadi HP Networking).

baru baca2 manualnya sekilas kemarin disini : http://h20000.www2.hp.com/bizsupport/Te … &cc=us

kalo tidak salah perintahnya (mohon koreksi bila salah) :
>save main

insyaAlloh, HTH.