halo ebilma smile

gmn blm jadinya? smile
boleh tahu errornya gmn?

52

(30 replies, posted in Networking)

@anton, 3ono dkk smile

wah, punteun nih - *sepertinya* untuk sekarang ini blm bisa belajar bersama demo cloud computing-nya karena terakhir sebagian RAM komputer demo-nya rusak (maklum). jadinya, ya terpaksa belajar teori di KIOS dulu saja ya smile

karena ada sedikit perbedaan kebutuhan antara implementasi CC versi UEC (bundled) dan Eucalyptus, untuk referensi utama sebagian kita ambil dari Eucalyptus dulu saja ya : http://open.eucalyptus.com/ - sdg sbg tambahannya kita ambil dari UEC : http://cloud.ubuntu.com/

punteun smile

halo ebilma smile

internet--modem--mikrotik-client
                               |
                               |
                             squid

coba bantu2, mohon dikoreksi bila kurang ya :
di-router, peraturan 10, 11, 13 dan 14 sepertinya tidak perlu karena overlapping.
untuk peraturan no 12 coba tambahkan in-interface LAN.

punteun, untuk squid-nya belum dicek lagi smile

insyaAlloh, HTH.

54

(22 replies, posted in Artikel)

@yogii smile

hehe sebenarnya kalau saya sih jujur kurang berpengalaman. kalau koneksi speedy ya pilihannya nomor 2, BW IX+IIX digabung menjadi 1mbit, jadi ada 2 user aktif tetap 1mbit/2 untuk IX ataupun IIXnya.

ya, insyaAlloh memang demikian adanya, karena yang menjadi patokan adalah BW fisik dari sisi RAS ISP ke interface WAN pelanggan smile

tetapi saya tidak tahu dengan kebijakan koneksi dedicated 1:1, misal apakah IIX 4mbit + IX 1mbit, sehingga realnya saat download di web internasional full 1mbit dan juga download di IIX full 4mbit?

insyaAlloh, itu bisa dilakukan, dan sebagai catatan saja - bahwa ragam produk mempunyai pendekatan yg berbeda2 untuk manajemen BW. contoh : ada sebagian produk menggunakan pendekatan metode alamat MAC sebagai kendali BW-nya, ada sebagian yg menggunakan alamat IP sebagai kendalinya dsb.

contoh sederhana (disesuaikan saja) :
pada sistem linux - aplikasi iptables dan tc merupakan aplikasi manajemen BW yang cukup canggih dengan dukungan metode2 tersebut diatas (bisa dari MAC, IP, protokol dsb).

pada pertanyaan yogii - *mungkin* bisa diambil garis besar kebijakannya sbb :
ISP punya sebuah edge router mengarah ke pelanggan dgn interface WAN eth0 (kedalam ISP) dan LAN eth1 (ke sisi pelanggan)

untuk membagi BW internasional 1mbps dan lokal 4mbps dapat menggunakan metode tc cbq sederhana sbb :
- definisi LAN klien1 : 10.0.0.1/32
- definisi lokal_subnet (seperti biasa) - misal : 172.16.1.0/24
- definisi internasional_subnet = !lokal_subnet - misal : 172.16.2.0/24

cbq-10-klien1-lokal
DEVICE=eth1,100Mbit,10Mbit
RULE=172.16.1.0/24,10.0.0.1/32
BOUNDED=yes
PRIO=1
RATE=4Mbit
WEIGHT=0.4

cbq-11-klien1-internasional
DEVICE=eth1,100Mbit,10Mbit
RULE=172.16.2.0/24,10.0.0.1/32
BOUNDED=yes
PRIO=1
RATE=1Mbit
WEIGHT=0.1

untuk manajemen per-klien - tinggal disesuaikan subnetnya.
memang agak rumit harus mengetik satu-persatu, dan terkadang bisa kelolosan (hasil tidak optimal) terutama bila urutan peraturannya ada bersinggungan  - tapi, ya begitulah keadaannya smile

contoh peraturan bersinggungan (sesuai urutannya) :
1. from srcaddr 10.0.0.0/8 action DROP
2. from srcaddr 10.0.0.1/32 action DROP

bila diperhatikan diatas, peraturan nomor 2 tidak akan dijalankan oleh CPU smile

dan yang terpenting adalah, mekanisme QoS sangat bergantung kepada idle-time, yaitu :
pada saat pengguna akan mengakses webmail pada tcp 80 - BW dan CPU akan dipergunakan,
pada saat pengguna mengetik email - BW dan CPU luang ---> idle-time
idle-time inilah yang akan dipergunakan oleh mekanisme QoS untuk mengelola BW bagi pengguna lainnya.

kembali lagi, kapasitas perangkat dan desain topologi jaringan juga menentukan (sesuai yg disebutkan sebelumnya).

bila ada kesalahan/kekurangan mohon dikoreksi smile

insyaAlloh, HTH.

55

(6 replies, posted in Networking)

@bewex, waalaikumussalam wr. wb. smile

betul, bahwa keduanya (metode url dan isi) punya kelebihan dan kekurangan masing - sesuai yg rekan @bewex bilang. tapi, sejauh abdi tahu - semuanya memang harus di-cek secara manual untuk validasinya (baik untuk url maupun isi).

sejauh ini, proyek nawala insyaAlloh sdh cukup bagus - dan bila ingin dikembangkan lagi, insyaAlloh boleh2 saja membuat plugin ke nawala untuk membantu validasi url dan isi. btw, sila ditanyakan terlebih dulu kepada pengelola nawala tentunya smile

yg terpenting adalah bagaimana kita semua sebagai bagian dari masyarakat bisa bersumbangsih untuk kebaikan bersama dgn cara yg baik dan benar, insyaAlloh smile

bila *mungkin* saat ini nawala masih bersifat terpusat - *mungkin* suatu saat nanti rekan @bewex bisa membantu nawala atau bahkan *mungkin* membuat nawala baru dgn membuatnya ter-distribusi per-lokal/wilayah (dgn plugin, atau infrastruktur forking atau infrastruktur baru). untuk bagian yg ini, insyaAlloh abdi sdh bicara dgn rekan @pak mus, bila rekan @bewex tertarik - sila coba dikontak beliau smile

btw, opini yg bagus sekali dari rekan @bewex smile

HTH.

56

(22 replies, posted in Artikel)

bagi rekan2 KIOSer yang tertarik untuk menghitung jatah BW bagi usahanya, atau yang ingin memulai membangun usahanya, abdi ada sedikit catatan kecil QoS sederhana - insyaAlloh, mudah2an bermanfaat smile

skema :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/RS/sla1b.png

rumus matematikanya :
http://nuansa.biz/labku/artikel/qos-sederhana1.ods
http://nuansa.biz/labku/artikel/qos-sederhana1.xls

dari lembar kerja diatas - insyaAlloh, rekan2 KIOSer dapat menentukan berapa jumlah komputer, BW UL-DL yang  ideal bagi manajemen BW-nya berdasar besar BW yang akan disewa.

punteun, semuanya masih berupa hitungan diatas kertas (belum dicoba secara maksimal) karena abdi memang tidak punya sarananya, tapi insyaAlloh, bila kondisi sambungan dan LAN baik - mudah2an hitungannya mendekati benar/ideal smile

bila ada kesalahan/kekurangan mohon dikoreksi smile

ps : sekedar mengingatkan sesama, agar jangan lupa untuk zakat, infaq dan shodaqoh ya smile

insyaAlloh, HTH.

57

(22 replies, posted in Artikel)

@ncuptea smile

Mau tanya lagi yah, kalau kita pisah koneksi lokal dan internasional apakah dengan kata lain misal dalam 1 waktu 2 user yang sedang download ke ix dan iix maka mereka mendapat bandwidh full sesuai alokasi dari isp (misal dari isp iix=1 mb,ix=0.250)

punteun, sebenarnya permasalahan pemisahan BW lokal & internasional ini agak rancu dan relatif pada sisi penyedia layanan internetnya.

menjadi agak OOT nih smile

Maksud *agak rancu* disini adalah abdi juga kurang tahu pasti apakah memang betul2 ada ISP yg memberlakukan kebijakan demikian (membagi BW lokal & internasional) BW kepada pelanggan atau *mungkin* hanya istilah yg sedang trend saja disisi pengguna akhir smile jadi, abdi tidak punya kompetensi untuk menjawab itu.

yg insyaAlloh sdh pasti adalah tipe sambungan ada 2 :
1. dedicated (seperti layanan telkom astinet dsb)
2. shared (seperti layanan telkom speedy dsb)

dari sisi sambungan shared, yang abdi tahu adalah ISP hanya mengalokasikan besar BW dibagi jumlah pelanggan (sesuai dgn informasi dari rekan dari telkom pada saat gathering KIOS, dan seperti juga rekan @ncuptea hitung diatas). jadi, sepertinya istilah 1:4, 1:2 dst sebenarnya hanya mengacu kepada perbandingan luangnya BW lokal & internasional saat diakses pelanggan, dan bukanlah menjadi patokan resmi.

pun bila ada sambungan terasa lambat pada saat2 tertentu sdh merupakan nilai yg wajar :
- jam sibuk/kantor antara senin s/d jumat, jam 8 pagi s/d 5 sore - alokasi BW memang digunakan secara maksimal oleh para pelanggan sehingga nilai BW akan dibawah dari yg tertera.
- pada saat selesai jam sibuk - antara senin s/d jumat, jam 5 sore s/d jam 8 pagi - alokasi BW akan luang tidak terpakai sehingga sambungan akan terasa lebih lancar dan mencapai nilai BW yg tertera.

sekedar untuk pengetahuan saja - pada tipe sambungan dedicated pun berlaku demikian hanya saja penurunan kualitas tidak terlalu drastis/signifikan (bisa saja bila peak, SLA BW akan drop hingga 50% pada titik minimal yg harus dihantarkan).

sulit untuk memprediksi/menghitung nilai BW nyata yg dapat disalurkan karena besarnya BW pada sisi ISP dan nilai kompresi penggunaannya/pelanggannya. tapi yg pasti adalah *misal* nilai BW 1024/256 adalah nilai maksimal BW yg dapat disalurkan pada interface pelanggan dari sisi RRAS ISP (entah itu nanti keseluruhan akses internasional, atau keseluruhan akses lokal, atau kombinasi keduanya).

pada sisi perangkat - semua bergantung dari kapasitas/kemampuan perangkat yg digunakan (baik pada sisi ISP maupun pelanggan). semakin rumit konfigurasi yg dibutuhkan semakin besar pula kemampuan (CPU, RAM dsb) yg harus dimiliki sebuah perangkat. dan pada sisi ISP, insyaAlloh sdh ada panduan dari lembaga terkait seperti draft IETF dsb dalam menyiapkan perangkat berikut konfigurasi yg diperlukan (seperti bentuk topologi, bentuk routing, bentuk firewalling dst) - untuk memastikan umur sambungan, jumlah BW dan pelanggan yg besar dapat dikendalikan dengan baik (dan konfigurasi yg terlalu kompleks pun tidak direkomendasikan pada sisi ISP karena akan mengurangi sumberdaya : konfigurasi, perawatan, administrasi, RAM, CPU dsb).

sekali lagi, QoS hanya sebuah cara untuk membantu memperbaiki kualitas sambungan, bukan untuk menghilangkan segala permasalahan sambungan smile

insyaAlloh, HTH.

58

(22 replies, posted in Artikel)

halo ncuptea smile

ya, betul - aplikasi traffic control/TC pada sistem linux adalah bagian dari mekanisme QoS smile

prinsip QoS sederhananya ada 2 hal pokok yaitu :
1. traffic shaping atau prioritization ---> klasifikasi untuk metode hantaran data - seperti Type of Service/TOS, atau Different Service Code Point/DSCP dsb untuk mengatur delay, jitter dsb seperti yg dibutuhkan bagi beberapa aplikasi khusus yg sensitif delay seperti aplikasi Voice dan Video over IP (untuk beberapa mekanisme kompleks juga sdh didukung/terdapat pada netfilter iptables sistem linux terkini)

2. traffic policing atau rate-limiting ---> klasifikasi untuk mengatur batasan BW (seperti yg biasa rekan2 lakukan untuk pengelolaan BW - insyaAlloh artikelnya juga sdh banyak dimuat oleh rekan2 KIOSer) - terdapat pada aplikasi TC : HTB, CBQ, SFQ dsb.

tetapi, dari kesemuanya tetap kembali lagi pada masalah BW dan kondisi jaringannya masing2 - kedua hal tersebut (mekanisme traffic shaping dan traffic policing) hanya bersifat membantu mengelola/memperbaiki manajemen BW - bukan menghilangkan segala permasalahan BW smile

insyaAlloh, HTH.

@opik dkk smile

punteun, kalo boleh sedikit koreksi smile

access.log hanya muncul 1 ip saja?
topology-nya pasti seperti ini yah...


modem --------- server proxy -------- mikrotik --------- client


klo posisi mikrotik tidak bridge melainkan NAT/Router,
pasti hanya kebaca IP Mikrotik aja yg muncul...

coba di rubah topology-nya seperti ini...


modem --------- mikrotik --------- client
                             |
                             |
                      server proxy

*sepertinya* jawabannya kurang tepat, antara topologi 1 dan 2 adalah sama.

yg membuat squid access.log mencatat hanya 1 klien IP adalah fungsi NAT MASQUERADE atau SNAT pada routernya (bukan masalah metode bridge, atau router dan DNAT -> ketiga metode ini tidak merubah IP klien).

jadi solusinya adalah pastikan tidak ada fungsi NAT MASQUERADE atau SNAT antara klien dgn mesin proxy, yaitu tidak menerapkan NAT MASQUERADE atau SNAT pada interface router yang mengarah langsung ke mesin proxynya - entah itu iptables -t nat -j MASQUERADE atau -j SNAT. sedangkan fungsi -j DNAT (untuk PBR klien ke proxy) hanya bersifat mengarahkan - juga tidak merubah alamat IP dari klien.

untuk NAT MASQUERADE atau SNAT yang mengarah ke internet (pada interface WAN) - tentunya diperbolehkan smile

insyaAlloh HTH.

60

(22 replies, posted in Artikel)

Assalamu'alaikum wr. wb.

rekan KIOSer,

berikut ada catatan kecil untuk belajar prinsip dasar Quality of Service/QoS :

1. prinsip dasar switching dan routing :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/hip-today/rs/aliran-data2.png

2. prinsip dasar QoS :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/hip-today/rs/aliran-data3.png

3. penerapan QoS secara umum/keseluruhan :

http://i165.photobucket.com/albums/u66/rossonieri_1/RS/aliran-data4.png

semoga skemanya cukup jelas untuk belajar, dan mohon dikoreksi bila ada kesalahan/kekurangan smile

insyaAlloh, semoga bermanfaat smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

61

(46 replies, posted in VoIP)

@ryutaros smile

mau nanya tentang topologi voip yang ada di post 1.kan di topologi itu kita nghubungin site yang berbeda dan sip servernya berada dibelakang nat(koreksi jika salah).yang ditanyakan bagaimana cara ngehubungkan antar sip sever jika ip server sip berada dibelakang NAT?pertanyaan kedua apa bisa kalo trixbox koneksi internetnya pake cdma modem?mohon bantuannya terima kasih

yup, betul - salah satu bentuk dari topologi pertama = SIP server berada dibelakang NAT. untuk site-to-site private WAN - insyaAlloh bisa menggunakan tunnel (tentunya harus dgn PBR).

punteun, pertanyaan kedua kurang paham maksudnya smile
setahu abdi, selama sambungannya bisa melewatkan IP (termasuk protokol VoIP-nya) - insyaAlloh bisa. tapi bila sudah masuk soket, abdi kurang paham karena blm coba smile

@sky smile

zimlet-asterisk integration hanya merupakan plugin klien SIP (API) untuk asterisk pada zimbra - sedangkan server SIP-nya sendiri harus ada. bila ingin mencoba, sila sambungkan saja dulu ke akun pada voiprakyat. smile

referensi lanjut :
http://gallery.zimbra.com/type/zimlet/a … ion-zimlet
http://www.bnc.ch/ch-bnc-asterisk.html
http://sourceforge.net/projects/ch-bnc-asterisk/

insyaAlloh, HTH.

halo bagwan smile

udah fixed tapi solusi gak ada..

punteun, maksudnya gmn nih? yum-nya sudah jalan atau gmn?

Error: Cannot retrieve repository metadata (repomd.xml) for repository: fedora. Please verify its path and try again

boleh lihat contoh yum.conf-nya?
apa sdh coba ikuti sebagian panduan yum dari sini : http://opensource.telkomspeedy.com/foru … 66#p105866

HTH.

63

(30 replies, posted in Networking)

@3ono smile

Saya juga ikut dong kang abdi dan kang anton, soalnya sampai sekarang blum ada alat2 yg mendukung buat riset CC??

insyaAlloh boleh, dipersilahkan smile
rencananya insyaAlloh memang ingin mengajak rekan2 di KIOS yg berminat riset/belajar CC bersama2 kok smile
tapi, ya itu - peralatan & perlengkapannya seadanya & sederhana saja boleh ya smile

btw, bila memang jadi - insyaAlloh, jadwal dan SOP riset CC-nya mudah2an minggu ini bisa disusun dan mudah2an live demo CC-nya bisa diadakan bulan ini (tergantung dari kesiapan resources rekan2 KIOS yg berminat ikut belajar).

HTH.

@ibanez smile

Alhamdulillah sekolah ane sekarang udh 30 persen  Linux..dan para siswa udh mulai biasa dengan sudo..

wah, alhamdulillah - ikut senang ya insyaAlloh itu sdh merupakan kemajuan yg luar biasa dari sisi pendidikan komputernya smile

btw, rekan @ibanez lokasi dimanakah? sekolah asuhnya tingkat apakah? SMP atau SMA/SMK atau apa?

bila rekan @ibanez berminat *mungkin* siswanya boleh di-ikutsertakan quiz ini (bila *mungkin*)? http://opensource.telkomspeedy.com/foru … 78#p111178

btw, kerja yg bagus... sila dilanjut smile

@santoso smile

selamat datang di KIOS smile

dikator saya ada router dan isp wireless dan di kantor cabang saya menggunakan speedy.
saya mau seting vpn
tolong bantu tutorialnya, sebagai pemula tentunya banyak sekali yang belum dipahami.
mohon bantu saya untuk belajar.

ada beberapa macam VPN dari bentuk sambungannya :
1. site-to-site, yaitu dari router ke router - dimana sebuah LAN bisa terhubung ke LAN lainnya secara LAN keseluruhan.
2. host-to-host, dimana sebuah komputer terhubung ke komputer lainnya secara individu (tidak secara LAN keseluruhan)
3. host-to-site, dimana sebuah komputer terhubung ke sebuah LAN

yang pertama sebelum panjang lebar adalah rekan @santoso harus pastikan untuk mendapat IP publik dari provider wireless-nya - sebab tanpa itu *mungkin* rencana VPN-nya akan agak sulit dilakukan/konfigurasi (tinggal disesuaikan saja dengan bentuk VPN yg ingin digunakan - seperti keterangan diatas).

bila ada pertanyaan VPN lebih lanjut - silahkan saja di-posting di subforum ini, mudah2an rekan2 KIOSer dapat sama2 membantu smile

insyaAlloh, HTH.

66

(30 replies, posted in Networking)

@anton smile

soal expeiment saya kemarin, saya mencoba menginstall sebuah Instance tapi proses installasinya saja terasa sangat lambat, ketika saya mencoba memang tidak menggunakan CPU yg support VT.

eksperimen yg kemarin di-pasang pada mesin yg manakah? yg pentium4 atau yg dual-core?

btw, rekan @anton di-sistem integrator atau dmn? bila tertarik, *mungkin* kita bisa mengadakan rekanan/join eksperimen sekaligus diskusi CC?

@zixs, waalaikumussalam smile

mau tanya nih,,,sebetulnya penghapusan table routing ketika kita buat load balancing ntu buat apa sih....??? soalx kan table routing i2 fungsix menyimpan informasi rute2 mana saja yg akan di routingkan,,,mohon pencerahannya ,

coba jawab ya, CMIIW smile

penghapusan tabel rute utama/main sebenarnya tergantung dari kebutuhan smile
memang betul (dan sayangnya), *mungkin* kebanyakan contoh yang terdapat pada internet khusus konten lokal Indonesia - memberikan contoh panduan/tutorial yang *mungkin* terlalu canggih bagi pengguna awam (seperti memisahkan BW lokal dan internasional dengan penambahan kebijakan routing lainnya seperti manajemen BW dsb). cara demikian - menghapus tabel rute utama, kemudian ditambah rute tambahan untuk penggunaan LB. padahal konsep intinya *mungkin* tidak mengarah kesana smile tentu saja semua konfigurasi (termasuk routing dsb) disesuaikan dengan kebutuhan dan jangan terlalu berlebihan smile

wallohu a'lam.

insyaAlloh, semoga membantu smile

68

(33 replies, posted in *BSD Family)

@ozi smile

wah, sepertinya program belajar BSD dari rekan @ozi sangat ekstensif sekali nih smile
kerja yang bagus... sila dilanjut, dan semoga sukses belajarnya ya smile

sekarang kasus saya ndak bisa mount fat32 dan ext* yg ada dipartisi extended

hmm, *mungkin* bisa baca2 dulu diskusi dari rekan2 di freebsd berikut ini ya :
http://forums.freebsd.org/showthread.php?t=12631
insyaAlloh, mudah2an cukup jelas smile

semoga membantu smile

69

(2 replies, posted in Networking)

halo panjul smile

saya coba konfigurasi openvpn mnggunakan ip local...dan ketika di restart tidak ada pesan error...
tetapi ketika saya ketikan ifconfig ip untuk server openvpn yang tun0 tidak ada..

apa maksudnya @panjul setting pada /etc/network/interfaces?
apa sdh coba dicek dmesg atau tail /var/log/messages atau ifconfig -a?
boleh lihat contoh konfignya?

70

(2 replies, posted in Networking)

halo akhrie smile

yang menghubungkan komputer-nya (termasuk vmwarenya) ke internet siapakah? modem/router atau komputer secara langsung?

bila ke internet melalui modem/router (NAT) - mode bridge langsung insyaAlloh bisa. pastikan saja gateway, DNS, IP subnet sdh benar ya smile

HTH.

71

(2 replies, posted in Networking)

halo haris smile

portsentry mmg masih menggunakan syslog,
tapi syslog-nya sendiri bisa dihubungkan dgn database/sql

sila dicoba baca2 referensinya rsyslog atau syslog-ng dulu ya smile

insyaAlloh, HTH.

72

(30 replies, posted in Networking)

halo anton smile

hmm, pertanyaan menarik nih smile
tapi sayangnya, abdi juga blm pernah coba ujicoba nyata (dengan beban/skenario yg signifikan) - jadi tidak berani kasih rekomendasi nih smile

untuk dokumentasi UEC-nya tentunya rekan @anton bisa baca2 di situs resmi ubuntu ya, atau sila baca2 tulisan kang onno di-speedyWiki http://opensource.telkomspeedy.com/wiki … tuk_Pemula smile

sekedar kira2 saja - mungkin seperti ini?

3 unit CPU Core 2 Duo E 7600 RAM 2GB HDD 300GB support VT ---> jadi Node Controller, beban nyata ada di-posisi ini
1 unit CPU Dual Core E2160 Ram 1GB HDD 1TB ---> jadi Cloud Controller/Master, redireksi berada disini, tapi kok hdd-nya besar sekali ya :)
1 unit CPU P4 3GHz RAM 512MB HDD 150GB ---> jadi storage controller

tujuan saya memisahkan fungsi tersebut agar fitur2 tsb dapat berjalan maksimal, karena kemarin sempat saya coba hanya menggunakan 1 CPU masih terasa sangat berat sekali.

boleh diperjelas apa yg dikerjakan - konfignya dan yang apa yg ingin dicapai? dan bagian apa yg terasa berat hasilnya?

insyaAlloh, HTH.

73

(10 replies, posted in DISTRO UBUNTU DAN APT BASED)

@senpai : waalaikumussalam smile

perintah redirect port 80 ke 8080
iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp -s 192.168.0.8/29 -j REDIRECT --dport 80 --to-port 8080

insyaAlloh, konfigurasinya kurang sedikit lagi smile
senpai harus menentukan interface masuk (atau LAN) sebelum di-redirect ke port 8080 smile

*mungkin* seperti ini - tinggal disesuaikan saja :

iptables -t nat -A PREROUTING -i <nama_interface_LAN> -p tcp -s 192.168.0.0/24 --dport 80 -j REDIRECT --to-port 8080

insyaAlloh HTH.

halo papagembul smile

bisa coba grsync bila menggunakan ubuntu desktop - seperti biasa : sudo aptitude search rsync - silahkan dipilih smile
bila lebih senang menggunakan CLI = bisa langsung : man rsync smile
pastikan saja direktori remote dapat diakses oleh user lokal (bila perubahan pada direktori remote dan ingin di-sinkron kan pada direktori lokal) dan sebaliknya.

insyaAlloh, HTH.

halo olop smile

gimana cara cluster di ubuntu dengan menggunakan beowulf?
tolong gan kasih referensi buat tubes saya gan

punteun, buat tubes? maksudnya?

sila baca2 dokumentasi rekan @3ono dulu ya : http://opensource.telkomspeedy.com/foru … 19#p109819

insyaAlloh, HTH.