1

(16 replies, posted in Tanya Jawab)

Kalau saya browser fav ada 2, safari dan chrome. Tapi skrg chrome uda makan banyak ram, jadi mulai perlahan-lahan beralih ke safari. Search engine itu saya hanya 1, yaitu si Mbah wkwkwwkk

Biasanya no hp pengusaha ini untuk apa mas? Untuk spam sms atau ngajak bisnis? Terus kalau misal uda dapet database no hpnya, harus di kirim sms 1 per satu? Atau uda ada software?

Setahu saya kalau mau remote komputer atau laptop kudu pakai software. Kalau gak pakai software nanti malah bisa kena 'hal-hal' yang tidak diinginkan hahaha cari aman saja big_smile
Kan ada banyak tu software buat remote PC atau laptop big_smile

Kalau hp lain seharga Rp. 1 juga mungkin ane borong kali wkwkwkwk
Cmn ini untuk hp tertentu saja, jadi gak gitu sreg sama promonya huahahak

Saya main nih boom beach. Seru memanga game ini hahaah
Ada yang main juga?
Saya baru level 25 dgn HQ lvl 8 big_smile

evajayati wrote:

yuk intip punya kita gan gak perlu repot mesti pindah sana sini cuma mau cari jaringan
di sini kita tetap ol buat bos 24jam kalau pakai yang lain banyak cm kalau buat yang bisa berdiriin lama tahan lama gak bakal habisin tenaga ya cm kita sinyal bandar Q otomatis gak pakai lama buat konekin dominoQ.

Ini apa sih? Nyepam?
Ati2 kena kutuk momod sini om smile

Gak ada screenshoot cara kerja software ini bang? Kalau ada mantap tuh. Kapan lagi bisa kirim pesan fb via script hahaha BTW gak bisa lebih murah bang harga software ini? 500rb agak mahal si menurut aye tongue

Wah lumayan nih bang haha prosesnya ribet gak tuh? atau gampang banget? Soalnya kan banyak perusahaan yang meribetkan kalau kita mau jual atau promoin software buatan kita sendiri huh Smoga aja engga yah! Boleh dicoba nih big_smile
Thanks uda share. Baru tahu ane asli!

ini sumbernya. Gak bisa dimasukin ke thread -_-

10

(227 replies, posted in PDKT)

Halo salam kenal semua big_smile
Nama asli Dearen tinggal di Cengkareng, sebelah hotel Agusta hahah
Mohon bimbingan ya semua smile

Sebelumnya sudah enter otak atik belum? Kalau belum seharusnya ini bisa di share. Coba agan mnt bimbingan teknisinya. Gak mungkin juga kan mereka geleng2 haha

Content marketing emang oke. Tapi kalau cara pegaplikasiannya salah bisa berdampak buruk buat si klien. Maka dari itu perlu ahli khusus yang ngerti soal beginian. Jangan yang abal2. Bahaya hehe

Ya memang wajib dong, kan seperti yang kita tahu di pedalaman pasokan guru itu sangatlah kurang ckck

Sistem keamanan Hacking Team, perusahaan keamanan digital asal Italia, berhasil diretas. Perusahaan ini dikenal sering menjual software hacking kepada pemerintah dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Saat ini, masih belum diketahui siapakah pihak yang berhasil mempermalukan Hacking Team.

Serangan ini, yang berlangsung selama Piala Dunia Wanita, berujung pada sebuah file Torrent yang berisi dokumen internal, kode program dan isi email dengan ukuran lebih dari 400GB disebarkan ke masyarakat umum. Selain itu, pihak penyerang juga berhasil mengambil alih akun Twitter resmi milik Hacking Team. Dan mereka mengunggah beberapa gambar dari data yang dicuri untuk mempermalukan Hacking Team.

"Perusahaan yang ingin menjadi saingan kami berhasil di-hack. Kami harap hal tersebut tak akan terjadi pada kami," tulis sang penyerang pada akun Twitter Hacking Team. Selain itu, mereka juga mengganti gambar profil Hacking Team menjadi Hacked Team dan mengubah biografi dari Hacking Team.

Inilah profil biografi yang telah diganti: "Mengembangkan teknologi ofensif, tidak efektif dan mudah dibobol untuk menggagalkan operasi yang dilakukan pihak berwajib dan komunitas intelijen di seluruh dunia."

Christopher Soghoian, ahli teknologi ACLU, American Civil Liberties Union - Perkumpulan Kebebasan Sipil Amerika - menyebutkan bahwa analisa awal dari konten Torrent yang disebarluaskan menunjukkan bahwa beberapa klien dari Hacking Team adalah pemerintah negara, seperti Korea Selatan, Kazakhstan, Saudi Arabia, Oman, Lebanon dan Mongolia. Berdasarkan gambar yang beredar di internet, Indonesia juga termasuk klien Hacking Team.

Hacking Team, yang mengkhususkan diri pada pengawasan dan mata-mata, selalu menyebutkan bahwa mereka tak akan menjual produk mereka pada pemerintah opresif. Meskipun begitu, berbagai tool yang telah dikembangkan Hacking Team telah beberapa kali dihubungkan pada berbagai kasus pelanggaran privasi, baik oleh para peneliti maupun media.

Konten Torrent yang disebarluaskan mulai diteliti para ahli. Dalam konten tersebut, ditemukan adanya tagihan sebesar Euro 58.000 untuk pemerintah Mesir atas pembelian RCS Exploit Portal buatan Hacking Team. Dalam konten Torrent ini, juga ditemukan sebuah video yang mengiklankan Da Vinci, tool terbaik Hacking Team.

Pada awalnya, Hacking Team hanya terdiri-dari sepasang programmer asal Italia. Di tahun 2001, keduanya membuat sebuah program bernama Ettercap, yang digunakan untuk mencuri password atau data lain dan memanipulasi komputer orang lain dari jauh.

Ketika itu, Ettercap tak hanya gratis, ia juga merupakan program open-source. Dengan cepat, Ettercap menjadi program pilihan para analis yang ingin menguji kelemahan pada sistem mereka atau hacker yang ingin memata-matai seseorang.

Ettercap begitu digemari hingga akhirnya ALoR dan NaGA, programmer Ettercap, mendapat panggilan dari kepolisian Milan. Tetapi polisi tak tertarik untuk menangkap keduanya. Polisi justru ingin menggunakan Ettercap untuk memata-matai masyarakat.

Untuk lebih tepatnya, mereka ingin ALoR dan NaGA untuk membuat program yang memungkinkan mereka untuk mendengar panggilan Skype seseorang. Dan itulah awal dari berdirinya perusahaan Hacking Team.

Hacking Team berkata bahwa mereka hanya menjual produk mereka pada kepolisian atau badan intelijen. Mereka juga berkata mereka tak akan menjual program mereka kepada negara-negara yang telah masuk ke dalam daftar buruk NATO.

Meskipun begitu, kemunculan perusahaan seperti Hacking Team tetaplah sesuatu yang mengkhawatirkan. Setidaknya begitulah pendapat Kurt Opsahl, pengacara senior Eletronic Frontier Foundation.

Meskipun begitu, Eric Rabe, penasihan senior Hacking Team, berkata, "Di luar sana, ada orang-orang yang melakukan tindakan kriminal. Dan mereka menggunakan internet dan perangkat komunikasi untuk melakukan tindakan tersebut. Saya rasa, pihak kepolisian bertanggung jawab untuk menggunakan segala cara untuk menyelidiki orang-orang tersebut dan menghentikan mereka jika mereka memang terbukti bersalah. Saya justru heran pada orang-orang yang berpikir polisi tidak seharusnya memiliki kemampuan untuk memata-matai seseorang." (Inquistr/The Verge) ABE

joes wrote:

saya di Labuan Bajo Manggarai Barat Flores, mau migrasi paket speedy ke indihome yang 5 mbps, dari sejak awal menghubungi 147 untuk minta migrasi pelayanan sangat lama, dan harus berulang2 telpon 147 untuk ngingatin terus hampir 1 bulan baru dilayani oleh teknisi. Di layanan 147 berkali2 mengingatkan kalo nanti teknisi datang tidak ada tagihan secara cash yang harus di bayar. Namun setelah seting ternyata ada penyampaian "..." yang berlawanan dari penyapaian dari 147. saya gak layani, sekarang uda migrasi paket ke indihome namun kecepatannya tidak sesuai masih seperti yang lama 1,5 mbps. sy sebagai konsumen merasa di rugikan dan banyak pertanyaan  di benak saya :
1. Apakah memang benar ada biaya administrasi dalam migrasi tersebut?
2. Apakah belum terselesaikan pembayaran biaya administrasi tersebut bisa mempengaruhi kecepatan, jadi bandwith masih dilimit sama plasa telkom setempat?
3. Penyampaian ke 147 seakan tidak ada guna, berkali2 menyampaikan keluhan bahwa kecepatan paket berlangganan tidak sesuai dengan kecepatan yang didapat??

Ada soulusi yang lain ga ya???

Bukannya menjelekan, ini salah satu alasan ane sebal pakai speedy. Selalu memiliki alasan dan pelayanannya agak kurang. Semoga ini bisa menjadi masukan dan Speedy akan berusaha untuk memperbaikinya.
Ane bantu jawab ya sebagai pelanggan setia Speedy dari 2008an - sekarang.
1. Kalau migrasi tidak ada biaya. Paling biaya untuk kabel dan modem. Itupun terserah agan mau beli atau tidak. Kalau modem agan masih bagus ya tidak perlu.
2. Setahu ane tidak. Ane tidak pernah telat bayar dan secara tiba2 speed ane down sendiri. Posisi ane di Cengkareng.
3. Call Center 147 memang begitu gan, terkadang ada CS yang bener2 membantu dan ada CS yang terkesan malas dan cuek, hanya bergantung ke teknisi dan beralasan gangguan dari telepon/modem bapak.

Saran ane mending datengin langsung ke plasa telkom setempat dan komplain disana. Biasanya langsung di tanggapi.
Dan buat Speedy, semoga ini bisa jadi acuan untuk semakin bagus ya kedepannya. Jujur ane rada kecewa dengan Speedy belakangan ini.