AmpoenTelkom wrote:Jangan cuma berdoa, konsumen juga perlu bertindak, kalo misalnya kita iya2in aja gitu karena alesan "dedicated harganya 7x lipat lebih mahal dari speedy" ga bakal bisa bener telkom, adanya makin merajalela. Mau apa diinjek2 sama 1 perusahaan mentang2 dia monopoli ? ini kan bukan jaman Soeharto lagi. Tapi gimana lagi lah, orang bersuara melawan perusahaan karena tindakan yg tidak benar malah pengadilan bela perusahaannya, iming2 pencemaran nama baik padahal pada kenyataannya yg menuntut yg benar.
maaf bung... jaga sikap dan bicara anda disini... anda salah alamat komplain disini klo gak puas di 147 datang langsung ke telkom plasa dan klo masih gak puas komplain ke kalayak ramai semisal surat pembaca ato apalah namanya masih banyak media seperti detik mapun kompas...
disini bukan orang2 telkom, hanya saja forum ini numpang domain telkomspeedy...
disini adalah kumpulan orang2 opensource...
klo anda ingin dihormati maka jangan memperlakukan para admin maupun mod disini seperti binatang aja... catat itu...
klo anda gak suka dgn telkomspeedy lebih baik putus aja ama telkomspeedy dan banyak ISP lainnya yg berbasis ADSL bahkan dgn TV Kabel-nya ato dgn frekwensi 3G maupun Wifi... harga pun banyak yg lebih murah dan terjangkau ketimbang speedy... telkom tidak monopoli, anda saja yg gaptek dan gak berwawasan luas maupun info2...
bung, sy sudah merasakan semua ISP baik yg berbasis dedicated, wifi, 3G, ADSL maupun VSAT... semuanya masing2 ada kelebihan dan kekurangannya... pahami ini dulu sebelum berbicara... jadi cobalah berpindah dgn ISP yg menurut anda lebih murah dan lebih baik ketimbang anda menghujat orang yg gak bersalah... nambahin dosa...
admin dan mod, sebelumnya mohon maaf juga berbicara kasar...
Facebook OPiKdesign
* IT Consultant * Networking Specialist for Internet Cafe/HotSpot/SOHO * Maintenance * Graphic & Web Design, 3D Modeling & 2D/3D Animation * Hosting & Domain * email to: th@opikdesign.com