Topic: Target 2 juta sambungan SPEEDY TELKOM terancam terlambat

Jakarta, 27/8/2007 (Kominfo Newsroom)

Proyek pembangunan jaringan Telkom Speedy terancam mengalami keterlambatan, karena perundingan antara Telkom dan perusahaan telekomunikasi asal China, Huawei, kontraktor pembangunan jaringan Speedy hingga saat ini belum bersepakat soal harga satuan sambungan Speedy.

Vice President IT PT Telkom Tbk, Sutoto, di Jakarta, Senin (27/8), membenarkan adanya rencana PT Telkom Tbk menyediakan 2 juta sambungan Speedy sampai tahun 2008 terancam gagal.
Menurut Sutoto, proyek pembangunan jaringan Telkom Speedy dilaksanakan dalam jangka waktu selama tiga tahun sejak tahun 2005 yang telah selesai pembangunannya, sedangkan untuk pekerjaan tahun 2006 dan 2007 belum diselesaikan.
"Memang ada desain ulang (redesign) dalam pekerjaan tersebut, sehingga membutuhkan waktu lebih lama,† kata Sutoto.

Masalah dengan Huawei sebagai pelaksana proyek pembangunan jaringan Speedy masih terus dibahas.Ada satu tim yang khusus menangani mengenai negosiasi Telkom dengan Huawei, semoga dapat segera menemukan titik temu, ujarnya.
Saat disinggung soal kemungkinan terjadinya permasalahan jaringan Speedy akibat alotnya negosiasi dengan Huawei, menurutnya sejauh ini belum ada hambatan yang signifikan. "Telkom tetap jualan Speedy, untuk itu kami berharap negosiasi dapat segera tuntas,† ungkapnya.

Speedy adalah layanan akses internet kecepatan tinggi berbasis teknologi ASDL (Asymetric Digital Subscriber Line) dari PT Telkom, dimana layanan ini memungkinkan pengguna Telkom menikmati akses internet sampai 384 Kbps melalui saluran telepon biasa.
Untuk menikmati layanan ini, Telkom mengenakan biaya abodemen bulanan antara Rp200.000 untuk akses internet 50 jam sampai Rp750.000 untuk akses internet tak terbatas.

Kontrak pembangunan jaringan Speedy yang ditandatangani tahun 2005 untuk jangka waktu tiga tahun telah ditetapkan oleh Telkom, dimana, Huawei sebagai pemenang tender untuk membangun sekitar 800.000 sambungan di Jakarta (Paket 2) dan 500 ribu sambungan di Jawa Timur dan Kalimantan (Paket 3).
Apabila dihitung dengan harga langganan termurah yakni sebesar Rp200.000 per bulan, maka pendapatan PT. Telkom berpotensi akan hilang mencapai Rp100 milyar per bulan. (Az/toeb/c)

sumber : http://www.depkominfo.go.id/portal/?act … 0827151901

Re: Target 2 juta sambungan SPEEDY TELKOM terancam terlambat

Andai kecepatan internet kita seperti di Korea..
big_smile

Re: Target 2 juta sambungan SPEEDY TELKOM terancam terlambat

/me prefer yang udah ada dibaikin dulu performancenya

--In Der Studie--

Re: Target 2 juta sambungan SPEEDY TELKOM terancam terlambat

kangbobon wrote:

/me prefer yang udah ada dibaikin dulu performancenya

Setuju om, mending gak terlalu lambat, tapi stabil dan bener. Kalo pondasi berantakan, kemana-mana juga dikembangin bakalan ambruk. Gak muluk-muluk dulu lah mintanya, stabil ma harga big_smile. Boro-boro minta speed.

Re: Target 2 juta sambungan SPEEDY TELKOM terancam terlambat

aaulia wrote:
kangbobon wrote:

/me prefer yang udah ada dibaikin dulu performancenya

Setuju om, mending gak terlalu lambat, tapi stabil dan bener. Kalo pondasi berantakan, kemana-mana juga dikembangin bakalan ambruk. Gak muluk-muluk dulu lah mintanya, stabil ma harga big_smile. Boro-boro minta speed.

satu tubuh ma satu ini..slama ini mentingin kuantitas dibanding kualitas..jd kesanny bagus jg buat spedy..g asal murah tapi kualitas jg berkelas...

gamecentre y & y net..playing for fun..
komplek Ruko y&y lantai 1..jl mulawarman no.3 tenggarong.kaltim