Seperti
dikatakan dalam klasifikasi hidrokarbon, masih banyak hidrokarbon
lainnya, tetapi rumus umumnya kadang-kadang sama dengan rumus
umum yang ada antara lain rumus umum alkena. Rumus umum alkena
juga menunjukkan hidrokarbon siklis yang jenuh yang dikenal sebagai
siklana (siklo-alkana) dan siklo-propana sebagai suku pertamanya
mempunyai harga n = 3. Alkandiena dan siklo-alkena mempunyai rumus
umum yang sama dengan alkuna. Rumus molekul C5H8
dapat merupakan pentuna, isoprena (monomer dari karet alam atau
siklopentana).
H3C
- CH2 - CH2 - C º
CH pentuna
H2C
= C - CH = CH2 | isoprena CH3
Adalagi
hidrokarbon berlingkar yang mengandung cincin segi enam,
dikenal sebagai
hidrokarbon aromatik
karena umumnya hidrokarbon
ini harum baunya walaupun banyak juga yang beracun.
Struktur utama senyawa aromatik yang menjadi dasar sifat-sifat
kimianya adalah cincin benzena. Cincin benzena biasa digambarkan
sebagai segi-enam beraturan dengan tiap sudut ditempati oleh atom
C yang mengikat satu atom H dan ikatan rangkap yang
berselang-seling antara dua atom C yang berurutan (lihat gambar
di bawah ini).
Gambaran ini sempat menguasai senyawa aromatik untuk
beberapa puluh tahun sebelum akhirnya diubah karena sifat-sifat
utama ikatan rangkap tidak tampak pada gambaran struktur benzena
sebelumnya. Hidrokarbon aromatik banyak
pula
terdapat dalam minyak bumi.